Rabu, 11 Mei 2022

USAI LEBARAN VAKSINASI DI KABUPATEN MOJOKERTO KEMBALI DIGENCARKAN

Tags


 

Mojokerto - FBINEWS

Indonesia baru saja menjalani hajat besar lebaran yang dilewati dengan kegiatan mudik lebaran. Mobilitas warga sebelum dan setelah lebaran bisa menjadi peluang terjadinya penyebaran virus corona. 


Hal ini tidak boleh menganggap remeh. Harus selalu diperhatikan bahwa virus mempunyai berbagai cara dalam menyebar kepada inang-inang yang baru. Apalagi selama lebaran, kebiasaan masyarakat bergerak untuk silaturahim. Paling tidak ke kerabat yang masih satu kota sehingga frekuensi saling kontak fisik semakin besar. 


"Silaturahim, menghormati orang yang lebih tua disertai jabat tangan adalah budaya ketimuran kita. Ini membuat potensi kontak fisik dengan berjabat tangan semakin besar. Hal ini perlu diwaspadai, karena potensi penyebaran virus corona masih menghantui kita. Untuk mengantisipasi lonjakan penyebaran virus usai lebaran kita kembali tancap gas melakukan vaksinasi covid-19 di Kabupaten Mojokerto ini." kata Suwaji Agen BIN Mojokerto dalam kegiatan vaksinasi yang diadakan oleh Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Jawa Timur bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto di Puskesmas Kupang, Jalan PB. Sudirman Nomer 78, Desa Kupang, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto pada Rabu (11/5/2022).


Memang harus diakui bahwa sangat sulit untuk menghindari kontak fisik di saat lebaran. Termasuk juga berkerumun dengan keluarga, sanak-saudara dan juga tetangga. Seperti yang disampaikan Joko (40) warga Desa Kupang peserta vaksinasi, bahwa ia dan keluarganya pun berkunjung ke saudara dan tetangganya selama lebaran kemarin.


"Iya, saya bersilaturahmi ke rumah saudara dan tetangga. Setelah dua tahun kemarin kita tidak bisa bersilaturahmi, alhamdulillah tahun ini bisa berkumpul dengan saudara-saudara pas di hari lebaran. Lebaran tahun ini lebih meriah walau terasa masih agak canggung juga dengan bahaya covid." ungkap Joko.


Ketika ditanya soal apakah ada kontak fisik dengan berjabat tangan saat berlebaran itu, Joko dengan tegas mengiyakan, "Iyalah, berjabat tangan saat saling bermaaf-maaf an. Kalau tidak berjabat tangan kok rasanya kurang mantap."


Memperhatikan hal tersebut maka penting sekali mengingatkan kepada masyarakat akan masih sangat pentingnya menjaga disiplin protokol kesehatan. Masyarakat jangan sampai lengah. Setiap individu mempunyai kewajiban melindungi diri serta orang lain di sekitarnya dari paparan virus.


(Agus Buyut)

Redaktur : Fuad Abdullah

Wartawan Media FBINews Jatim Dalam Menjalankan tugas, dibekali Press card Identity yang masih berlaku dan Surat Tugas, serta Namanya tercantum di website Fbinewsjatim.com dalam Susunan Redaksi. Laporkan segera segala bentuk dan tindakan melanggar Hukum dan Melanggar kode etik Jurnalist

FBINEWS BANTEN