Selasa, 17 Mei 2022

FIRASAT KELUARGA KORBAN KECELAKAAN TOL SUMO YANG MENELAN BANYAK KORBAN

 


Mojokerto - Fbinews


Senin pagi (16/5/2022) bapak Anas begitu tersentak mendengar kabar bahwa bus yang ditumpangi anaknya, Noval (16) mengalami kecelakaan sepulang dari berwisata di kawasan Dieng. Lelaki parobaya yang sedang berada di Kebumen itu segera didera kepanikan. Berkali-kali ia berusaha menghubungi Noval melalui hp tetapi tidak juga tersambung. Sementara ketika mencari informasi melalui berbagai media saat itu diberitakan bahwa yang meninggal sudah 11 orang.

"Pagi itu selesai sholat Subuh saya sangat gelisah. Mondar-mandir melulu. Gak seperti biasanya. Bangun tidur, sholat, bikin kopi, merokok. Ini mondar-mandir melulu. Sampai keluarga juga menegur. Saya tidak tahu, ada perasaan yang tidak enak. Lalu begitu jam 06.30 saya mendapat informasi kecelakaan ini melalui WA." ungkap bapak Anas.

Dalam kepanikannya bapak Anas menghubungi keponakannya yang tinggal di Beluk, Kabupaten Jombang agar segera dibantu mencari keberadaan Noval ke seluruh rumah sakit di Mojokerto. Upaya mencari keberadaan Noval segera dilakukan hingga membuahkan hasil. Noval ditemukan dalam keadaan selamat.

Saat ini Noval usai menjalani operasi di Rumah Sakit Emma Jalan Raya Ijen No.67, Kota Mojokerto. Ia mengalami retak pada tulang tangan kirinya. Saat kejadian kecelakaan Noval berada di bangku paling belakang dalam keadaan tertidur.

"Dengan kejadian ini saya sangat syok. Noval adalah anak tunggal. Ketemu juga setahun paling dua kali karena kami tinggal terpisah. Saya di Kebumen dan Noval di Benowo, Surabaya. Selama masa pandemi ini sudah dua tahun kami tidak bertemu. Hanya komunikasi lewat HP saja. Sekarang ketemunya pas kecelakaan. Tapi untungnya dalam musibah ini pihak aparat dan pejabat cukup perhatian. Jadi kami cukup terbantu. Pak walikota Surabaya juga perhatian." lanjut pak Anas.

Seperti sudah banyak diberitakan bahwa telah terjadi kecelakaan maut pada bus pariwisata PO Ardiansyah nopol S 7322 UW di jalan Tol Surabaya-Mojokerto (SUMO) pada KM 712, Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Senin (16/5/22) sekitar pukul 06.15 WIB. Dalam kecelakaan ini 14 orang dinyatakan meninggal.

Saat itu bus sedang dikemudikan oleh sopir cadangan Adi Firmansyah (29) warga Sememi, Benowo, dari arah Jombang menuju Surabaya dengan membawa penumpang 33 orang yang merupakan rombongan wisata asal Benowo, Surabaya.

Setiba dilokasi kejadian bus keluar jalur ke sebelah kiri menapaki rumput tepi jalan dan pembatas jalan hingga menghantam beton tiang rambu multi pesan VMS (variable message sign). Saking kerasnya benturan membuat bus bagian kiri depan hancur parah dan terguling ke kanan serta tiang beton itu hampir roboh.



(Agus Buyut)

Redaktur : Fuad Abdullah

Wartawan Media FBINews Jatim Dalam Menjalankan tugas, dibekali Press card Identity yang masih berlaku dan Surat Tugas, serta Namanya tercantum di website Fbinewsjatim.com dalam Susunan Redaksi. Laporkan segera segala bentuk dan tindakan melanggar Hukum dan Melanggar kode etik Jurnalist

FBINEWS BANTEN